1. Visi Misi

Visi

Menjadi Program Studi S1 Hubungan Internasional yang unggul dan terpercaya untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia profesional dan berjiwa wirausaha dalam bidang Ekonomi Politik Internasional yang dapat bersaing di tingkat nasional dan regional Asia Tenggara pada tahun 2019

Misi

 

1.   Melaksanakan pendidikan dan pengajaran yang berorientasi pada pengembangan kualitas lulusan yang menguasai ilmu Hubungan Internasional konsentrasi Ekonomi Politik Internasional.

2.    Melaksanakan penelitian di bidang Hubungan Internasional dengan terkonsentrasi pada Ekonomi Politik Internasional.

3.      Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di bidang Hubungan Internasional.

4.      Meningkatkan kualitas kelembagaan dan tenaga pendidik sesuai dengan kompetensinya.

5.   Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan agar dapat menciptakan iklim pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat yang semakin kondusif.

6.   Membangun jaringan dan kerjasama dengan masyarakat, instansi pemerintah, dan swasta baik ditingkat lokal, nasional maupun internasional di bidang Hubungan Internasional khususnya yang berkaitan dengan konsentrasi Ekonomi Politik Internasional dan dapat mendukung pengembangan Prodi.

2. Profil

Perkembangan kecanggihan teknologi telah merubah secara signifikan hubungan antar manusia di seluruh dunia. Kecanggihan teknologi yang diproyeksikan pada teknologi komunikasi, informasi, dan transportasi telah memungkinkan manusia berhubungan tanpa batas.

Peningkatan intensitas komunikasi antar manusia selanjutnya akan menggeser peran negara dalam hubungan internasional. Peran negara akan tergantikan oleh aktor lain yang memiliki power besar untuk dapat mengendalikan aktor yang lain. Transaksi internasional bukan lagi oleh negara tetapi aktor non negara, seperti individu, perusahaan multinasional (MNC), lembaga swadaya masyarakat, dan Iain-lain.
Kini, dunia tak dapat lagi mengelak bahwa proses hubungan antar masyarakat, termasuk hubungan internasional didominasi oleh interaksi ekonomi (ekonomi politik internasional). Sebagaimana Karl Deutch : "Bagaimana begitu banyak bangsa yang berbeda dapat hidup bersama dalam suatu suasana campuran antara kebebasan dan sating ketergantungan, dalam suaiu dunia yang pengaturannya tidak sepenuhnya mereka sepakati tetapi tidak ada satupun yang bisa mengendalikannya sendiri. Suatu dunia yang merupakan tempat bergantung semua negara demi perdamaian, kebebasan, kebahagiaan dan kelangsungan hidup mereka sendirf'.

Arus transaksi warga negara menjadikan batas-batas wilayah di dunia menjadi kabur bahkan terasa sempit sebagai hasil dari globalisasi teknologi yang semakin meninggalkan paper print out (paperless). Kondisi ini berdampak bagi bangsa Indonesia untuk berperan aktif dalam ranah global, beradaptasi, dan mengadopsi nilai-nilai untuk mewujudkan kepentingan nasionalnya. Melihat dinamika kondisi internasional yang berpengaruh terhadap kondisi dalam negeri, maka diperlukan langkah-langkah pengkajian yang mendalam melalui penelitian dan pengajaran secara efektif terutama oleh perguruan tinggi. Perguruan tinggi merupakan salah satu elemen penting yang berperan dalam hubungan internasional. Tuntutan partisipasi aktifnya dibutuhkan untuk mempersiapkan individu-individu yang memiliki mind set global. Oleh karena itu, melalui SK MENDIKNAS Rl NO: 233/D/0/2008 di bawah Fakultas llmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta, maka secara resmi Program Studi Hubungan Internasional dibuka.

3. Tujuan

1. Menghasilkan lulusan Hubungan Internasional yang profesional dan berjiwa wirausaha dengan memiliki kompetensi inti di bidang Hubungan Internasional dan menguasai kompetensi Prodi dalam bidang Ekonomi Politik Internasional.

2. Menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat di bidang sosial, ekonomi, politik.

3. Menghasilkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, kesejahteraan, kemandirian dan keterampilan masyarakat.

4. Meningkatnya kualitas kelembagaan dan tenaga pendidik sesuai dengan kompetensinya.

5. Meningkatnya kualitas sarana dan prasarana pendidikan agar dapat menciptakan iklim pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang semakin kondusif.

6. Terwujudnya jaringan dan kerjasama dengan masyarakat, instansi pemerintah, dan swasta baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional di bidang Hubungan Internasional khususnya yang berkaitan dengan konsentrasi Ekonomi Politik Internasional dan dapat mendukung pengembangan Prodi.

4. Kompetensi

  •    Mampu menganalisa permasalahan ekonomi politik internasional baik tingkat lokal, nasional, regional maupun global
  •      Mampu mengidentifikasi kepentingan nasional Indonesia serta memahami posisinya dalam menganalisa fenomena internasional
  •        Mampu menganalisa dinamika kebijakan luar negeri dan diplomasi Indonesia
  •        Mampu mengelola penelitian ilmiah tentang isu-isu hubungan internasional
  •       Mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip dasar dan teknik negosiasi dan diplomasi
  •      Mampu menggunakan teknologi informasi dalam menganalisa isu-isu internasional
  •     Mampu mengekspresikan pemikiran dan argumentasi secara lisan dan tulisan dalam bahasa Indonesia dan atau bahasa Inggris
  •      Mampu menggunakan minimal satu bahasa resmi internasional dan satu bahasa internasional lainnya

5. Prospek Kerja

1. Bidang Akademisi

a.       Menghasilkan dosen dan peneliti yang mampu menganalisa, mengaplikasikan dan mempublikasikan karya ilmiah berkaitan dengan isu, teori dan konsep ekonomi politik internasional.

b.       Menghasilkan analis dan pengamat ekonomi politik internasional yang mampu menganalisa serta mengevaluasi isu dan dinamika ekonomi politik internasional kontemporer.

c.       Menghasilkan jurnalis yang mampu mengumpulkan, mengolah dan menyajikan informasi ekonomi politik internasional kepada khalayak.

 

2. Bidang Diplomat

a. Menghasilkan diplomat yang mampu mengidentifikasi masalah ekonomi politik internasional, dan mengaplikasikan teknik diplomasi serta negosiasi dalam rangka mencapai kepentingan negara, institusi atau masyarakat yang diwakilinya.

b. Menghasilkan diplomat yang mampu menjadi fasilitator, motivator dan mediator dalam penyelesaian permasalahan ekonomi politik internasional.

 

3. Bidang Bisnis dan Entrepreneur

a. Menghasilkan pelaku bisnis yang beretika, kreatif, dan inovatif dalam bidang ekonomi politik internasional.

b. Menghasilkan konsultan ekonomi politik internasional yang mampu mengidentifikasi, menganalisa dan merumuskan rekomendasi yang bermanfaat bagi proses pengambilan keputusan.