1. Visi Misi

Visi 

Menjadi program studi unggul dalam menghasilkan Sarjana Kesehatan Masyarakat yang berjiwa wirausaha dan mampu berperan aktif dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat khususnya bidang kebencanaan pada tahun 2038

Misi

  1. Melaksanakan dan Mengembangkan Pendidikan Program Sarjana Kesehatan Masyarakat dengan tata kelola yang efektif dan efisien
  2. Menggunakan hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk pengembangan pendidikan kesehatan masyarakat khususnya bidang kebencanaan.
  3. Mengembangkan kerja sama dan jejaring dengan berbagai pihak bidang kesehatan masyarakat khususnya kebencanaan.
  4. Menyelenggarakan pendidikan berkualitas untuk menghasilkan lulusan kesehatan masyarakat yang berjiwa wirausaha

2. Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan kesehatan masyarakat yang memiliki kompetensi dan kemampuan dalam mengidentifikasi, memecahkan mengimplementasikan dan intervensi masalah di bidang kesehatan masyarakat khususnya kebencanaan
  2. Bertanggung jawab dalam tata kelola yang  berbasis teknologi informasi untuk kepuasan pelanggan
  3. Menghasilkan produk penelitian dalam bidang kesehatan masyarakat khususnya kebencanaan
  4. Menghasilkan produk yang inovatif dan aplikatif dalam bidang kesehatan masyarakat khususnya kebencanaanMenjadi agen perubahan terhadap suatu pemecahan
  5. masalah kesehatan masyarakat khususnya kebencanaan
  6. Menghasilkan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat untuk pengembangan institusi
  7. Menghasilkan lulusan yang berjiwa wirausaha

3. Kompetensi

Kompetensi yang diharapkan dari seorang Sarjana Kesehatan Masyarakat bahwa mereka mampu untuk melakukan kompetensi sebagai manajer yang mampu mengelola waktu, sumber daya dan prioritas pada Kompetensi Lulusan pelayanan kesehatan masyarakat, sebagai seorang inovator, Peneliti, Pembelajar, Komunikator, Leader dan Edukator/Pendidik

4. Prospek Kerja

Kepala Puskesmas/Rumah Sakit, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Seksi di Dinas Kesehatan, dan Ketua Tim di Pelayanan Kesehatan, Tim Promosi Kesehatan, Tim Pemberdayaan Masyarakat baik di instasi pemerintah maupun swasta (LSM Bidang Kesehatan), Peneliti, Konsultan Kesehatan (konsultan gizi, konsultan AMDAL, konsultan K3), Tenaga Pendidik Kesehatan di sekolah maupun institusi pendidikan